EFEKTIVITAS METODE SCHOOL WATCHING DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI PADA SISWA SMP
Keywords:
Gempa Bumi, Kesiapsiagaan Bencana, Metode School Watching, Keperawatan Komunitas, Pembelajaran Berbasis PengalamanAbstract
ABSTRACT
Indonesia's geographical position within the Pacific Ring of Fire renders it highly susceptible to seismic activities, necessitating robust disaster preparedness, particularly among vulnerable populations such as school children. Conventional disaster education often lacks interactive elements, resulting in suboptimal hazard awareness. This study aimed to investigate the effect of health education using the participatory School Watching method on the earthquake disaster preparedness of junior high school students. Employing a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach, this study involved 33 students from SMP Islamiyah Darul Irfan, selected via purposive sampling. Data were collected using a validated 21-item questionnaire assessing knowledge and attitudes. The intervention consisted of a three-day program involving theoretical exposure, active hazard mapping (School Watching), and evaluation. Statistical analysis using the Wilcoxon Signed-Rank Test revealed significant improvements. Prior to the intervention, 57.6% of students exhibited poor knowledge, and 51.5% demonstrated poor attitudes towards disaster preparedness. Post-intervention, good knowledge surged to 84.8% (Mean=0.85, SD=0.364), and good attitudes increased to 81.8% (Mean=0.82, SD=0.392), with p-values < 0.05. The School Watching method significantly enhances spatial awareness and psychomotor readiness by allowing students to directly identify vulnerabilities and formulate evacuation strategies. In conclusion, experiential learning through School Watching effectively fosters a culture of safety and improves disaster preparedness among adolescents. It is strongly recommended that educational institutions integrate this participatory method into their standard disaster mitigation curriculum.
Keywords: Earthquake, Disaster Preparedness, School Watching Method, Community Nursing, Experiential Learning
ABSTRAK
Posisi geografis Indonesia di kawasan Cincin Api Pasifik menyebabkannya sangat rentan terhadap aktivitas seismik, sehingga menuntut kesiapsiagaan bencana yang kuat, terutama pada populasi rentan seperti anak sekolah. Pendidikan kebencanaan konvensional seringkali kurang interaktif, yang berujung pada rendahnya kesadaran akan bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode partisipatif School Watching terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa sekolah menengah pertama. Menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 33 siswa SMP Islamiyah Darul Irfan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berjumlah 21 item yang menilai pengetahuan dan sikap. Intervensi terdiri dari program tiga hari yang mencakup paparan teori, pemetaan bahaya aktif (School Watching), dan evaluasi. Analisis statistik menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebelum intervensi, 57,6% siswa menunjukkan pengetahuan yang tidak baik, dan 51,5% menunjukkan sikap yang tidak baik terhadap kesiapsiagaan bencana. Pasca-intervensi, pengetahuan kategori baik melonjak menjadi 84,8% (Mean=0,85, SD=0,364), dan sikap baik meningkat menjadi 81,8% (Mean=0,82, SD=0,392), dengan p-value < 0,05. Metode School Watching secara signifikan meningkatkan kesadaran spasial dan kesiapan psikomotorik dengan memungkinkan siswa mengidentifikasi kerentanan secara langsung dan merumuskan strategi evakuasi. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis pengalaman melalui School Watching secara efektif menumbuhkan budaya aman dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada remaja. Sangat disarankan agar institusi pendidikan mengintegrasikan metode partisipatif ini ke dalam kurikulum mitigasi bencana standar mereka.
Kata Kunci: Gempa Bumi, Kesiapsiagaan Bencana, Metode School Watching, Keperawatan Komunitas, Pembelajaran Berbasis Pengalaman
Downloads
References
REFERENSI
Adiyoso, W. (2018). Manajemen Bencana: Pengantar & Isu-isu Strategis. Bumi Aksara.
BNPB. (2024). Data Bencana Indonesia 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia.
Fitriana, N. F. (2024). Pengaruh Metode School Watching Terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(2), 171–178.
Gawalise, J., & Pesisir, A. N. (2025). Pengaruh Metode School Watching Terhadap Sikap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi di SMAN 9 Kota Palu. Jurnal Pendidikan dan Kebencanaan, 3(2), 69–79.
Haryati, D. R. (2020). Pengaruh Metode School Watching Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Pada Siswa SD Madrasah Ibtidaiyah Aisyiyah Palu. Repository Universitas Muhammadiyah.
Meilianingsih, L. (2023). Pengaruh Metode School Watching Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SD dalam Menghadapi Bencana di Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Jurnal Mitigasi Bencana Sekolah, 14(2), 270–278.
Oktaviani, R. (2023). Asuhan Keperawatan Komunitas Pendidikan Kesehatan Dengan Metode School Watching Dalam Upaya Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi Pada Siswa di SMPIt Thoriqul Jannah. Repository Universitas Keperawatan.
Permatasari, T. O., & Sinduwiatmo, K. (2024). Meningkatkan Tanggap Bencana di Indonesia Melalui Strategi Komunikasi yang Terintegrasi Secara Budaya. Journal of Library and Archival Science, 1(1), 28–41. https://doi.org/10.47134/jip.v1i1.2746
Suciana, F. (2021). Pengaruh Metode School Wathcing terhadap Perilaku Kesiapsiagaan Bencana Anak Sekolah. The 13th University Research Colloqium 2021, 650–655.
Susilowati, T., et al. (2020). Hubungan Pengetahuan Siaga Gempa Bumi dan Sikap Siswa terhadap Kesiapsiagaan di Sekolah Dasar. Jurnal Keperawatan Komunitas.
Utomo, B. S., Rianto, A., Nugroho, B., Paripurno, E. T., & Purwanta, J. (2025). Metode School Watching Dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi Di Satuan Pendidikan: Tinjauan Literature. Jurnal Pendidikan Geografi, X(Sinta 4), 98–110.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Ilmu Kesehatan (JRIKES)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

