GAMBARAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 4 TANGERANG SELATAN

Authors

  • Emah Rohemah Universitas Ichsan Satya Author
  • Aliya Hanna Fahira Universitas Ichsan Satya Author
  • Tantri Wenny Sitanggang Universitas Ichsan Satya Author

Keywords:

remaja putri, anemia, tablet tambah darah, pengetahuan, sikap

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan, konsentrasi belajar, hingga produktivitas. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), khususnya pada siswi sekolah. Namun, tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi TTD masih rendah di berbagai daerah. Tujuan penelitian: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, sikap, dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada siswi kelas X di SMKN 4 Tangerang Selatan. Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden dari jurusan DPIB dan DKV. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku konsumsi TTD. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (55,6%), sikap cukup (91,7%), namun menunjukkan kepatuhan yang sangat rendah dalam konsumsi TTD (95,8% tidak patuh). Kesimpulan: Meskipun pengetahuan dan sikap terhadap konsumsi TTD sudah tergolong baik, namun belum diikuti oleh perilaku yang sesuai. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih menyeluruh, tidak hanya bersifat edukatif tetapi juga menyentuh aspek emosional dan sosial remaja. Saran: Sekolah dan tenaga kesehatan perlu bekerja sama dalam memberikan edukasi rutin, program motivasi sebaya, serta kegiatan konsumsi TTD bersama untuk meningkatkan kepatuhan siswi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Anwar, F., Lestari, W., & Ramadhani, R. (2020). Hubungan pekerjaan dan pendidikan orang tua dengan kepatuhan remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Jurnal Gizi Indonesia, 8(1), 11–18.

Darsini, D., Angraini, L., & Lubis, A. R. (2019). Hubungan pengetahuan dengan sikap ibu terhadap pemberian makanan pendamping ASI pada bayi usia 6–24 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 210–216. https://doi.org/10.15294/kemas.v14i2.16298

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id

Khoriandari, M. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi sikap dan perilaku mahasiswa terhadap pencegahan anemia. Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(1), 33–40.

Kurniasih, R., & Sulastri, D. (2020). Determinan kepatuhan remaja putri mengonsumsi tablet tambah darah di sekolah. Jurnal Kesehatan, 13(2), 113–120.

Lailiyana, N., & Hindratni, T. (2024). Peran edukasi gizi dalam pencegahan anemia pada remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 6(1), 28–34.

Noviazahra, L. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap remaja putri terhadap konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 87–93.

Putri, N. F., & Kurnia Astuti, Y. (2023). Persepsi remaja terhadap konsumsi tablet tambah darah di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 11(1), 55–62.

Rahmawati, I., Permatasari, H., & Putri, N. (2021). Peran pendidikan ibu terhadap pengetahuan gizi remaja. Gizi Indonesia, 44(1), 20–27.

Riana, D. (2018). Kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(2), 102–108.

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183. https://doi.org/10.1177/109019818801500203

Runiari, N., & Hartati, E. (2020). Hubungan pendidikan dan pekerjaan orang tua dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Keperawatan, 8(1), 65–72.

Sari, R., Indriani, Y., & Utami, R. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(3), 159–167.

Setyawati, D., Susanti, R., & Mulyati, S. (2021). Efektivitas komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Promkes, 9(1), 45–52.

Shelemo, A. (2023). Knowledge and practice of adolescent girls on iron supplementation: A cross-sectional study. African Journal of Reproductive Health, 27(1), 74–82. https://doi.org/10.29063/ajrh2023/v27i1.8

Yunita, W., Sari, D. N., & Hidayat, T. (2023). Pencegahan anemia pada remaja sebagai upaya menurunkan angka stunting. Jurnal Gizi dan Pangan, 18(2), 119–126.

Zuraida, R. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Gizi Indonesia, 9(2), 78–85.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

GAMBARAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 4 TANGERANG SELATAN. (2025). Jurnal Riset Ilmu Kesehatan (JRIKES), 1(1), 32-37. https://www.journal.universitasichsansatya.ac.id/index.php/JRIKES/article/view/19