PENYULUHAN DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR BAGI MASYARAKAT BADUY LUAR
Keywords:
penyakit tidak menular, deteksi dini, edukasi kesehatan, skrinning, budaya lokalAbstract
Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab kematian terbesar secara global, terutama hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit metabolik lainnya. Komunitas Baduy Luar, yang tengah mengalami pergeseran gaya hidup dari tradisional ke modern, menghadapi tantangan serius terkait peningkatan PTM akibat perubahan pola makan, aktivitas fisik, dan rendahnya literasi kesehatan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini PTM serta melakukan skrining sederhana dengan pendekatan budaya lokal. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media visual sederhana dan skrining kesehatan di lokasi dengan alat portabel untuk memeriksa tekanan darah dan indeks massa tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat ≥50% pada post-test, serta teridentifikasinya 15% peserta dengan risiko tinggi PTM yang diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ke layanan kesehatan lanjutan. Kesimpulannya, integrasi edukasi berbasis budaya lokal dengan skrining sederhana efektif meningkatkan pemahaman tentang PTM dan keinginan untuk memeriksakan diri ke unit layanan kesehatan
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA (JIPMI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


