HUBUNGAN PERILAKU PENGGUNAAN SUN PROTECTION DENGAN TINGKAT KEPARAHAN MELASMA PADA PASIEN USIA 30-59 TAHUN DI KLINIK  KECANTIKAN STEPHANIE BUMI SERPONG DAMAI TANGERANG SELATAN

Authors

  • Riswahyuni Universitas Ichsan Satya Author
  • Yesim Lasi Universitas Ichsan Satya Author
  • Beata Rivani Universitas Ichsan Satya Author
  • Devi Andriani Universitas Ichsan Satya Author

Keywords:

melasma, sun protection, sinar ultraviolet

Abstract

Melasma merupakan gangguan hiperpigmentasi kulit yang sering terjadi pada usia dewasa dan dipengaruhi oleh paparan sinar ultraviolet. Penggunaan sun protection menjadi salah satu upaya penting dalam mencegah dan mengurangi keparahan melasma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku penggunaan sun protection dengan tingkat keparahan melasma pada pasien usia 30–59 tahun. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari pasien melasma usia 30–59 tahun yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 60 responden. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner perilaku penggunaan sun protection dan penilaian tingkat keparahan melasma. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara perilaku penggunaan sun protection dengan tingkat keparahan melasma pada pasien usia 30–59 tahun. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai rho = -0,943 dengan p-value < 0,001. Nilai korelasi negatif menunjukkan bahwa semakin baik perilaku penggunaan sun protection, maka tingkat keparahan melasma cenderung semakin ringan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku penggunaan sun protection memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap tingkat keparahan melasma. Edukasi mengenai pentingnya penggunaan sun protection secara rutin perlu ditingkatkan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian keparahan melasma.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Effendi, A.,Mutiara, C., & Sukesah,A,P. (2016). Hubungan Faktor-Faktor Menyebabkan Kejadian Yang Penyakit Melasma di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (2024). Laporan Indeks Ultraviolet Harian. Diakses dari www.bmg.go.id

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). (2022). Laporan Pengawasan Produk Kosmetik mengandung Bahan Berbahaya.

Basit, H. (2020). Dermoscopic Features of Melasma. Dermatology Practical & Conceptual, 10(4), e2020078.

Centers for Disease Control and Prevention (CDCP). (2023). UV radiation and your health. Diakses dari www.cdc.gov

Fajar, N. (2023). Faktor Risiko Penuaan Dini pada Dewasa Madya di Perkotaan. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 14(1), 78-85.

Fitzpatrick, T. B. (1988). The Validity and Practicality of Sun-Reactive Skin Types I Through VI. Archives of Dermatology, 124(6), 869-871.

Gan, C. (2024). Fotoproteksi sebagai Pilar Tatalaksana Melasma. Jurnal Kedokteran Estetik, 12(2), 112-120.

Handog, E. B., & Maibach, H. I. (Eds.). (2022). Melasma and vitiligo in brown skin. Springer Nature.

Holick, M. F. (2016). Biological Effects of Sunlight, Ultraviolet Radiation, Visible Light, Infrared Radiation and Vitamin D for Health. Anticancer Research, 36(3), 1345-1356.

Huang, Y. (2024). Artificial intelligence in dermatological assessment: Skin analyzer technology. Dermatology Tech Press.

Viorizka, P. B., Setyaningrum, T., Qurnianingsih, E., & Damayanti. (2023). The profile and triggering factors of melasma patients: A retrospective study. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, 35(2), (2023). Dampak Psikologis 142-147. https://doi.org/10.20473/bikk.V35.2.2023. 142-147

Pramudya, R. (2023). Dampak Psikologis Melasma pada Kualitas Hidup Perempuan Dewasa. Jurnal Psikologi Klinis, 10(2), 89-97.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2021). Pedoman gizi seimbang untuk dewasa.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2024). Panduan tatalaksana melasma di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lopez-Ojeda, W. (2022). Anatomy, Skin (Integument). In StatPearls. StatPearls Publishing.

Maulidasari, M. R. M. (2020). Struktur dan fungsi lapisan hipodermis. Alfabeta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2017). Konsep dan penerapan metodologi penelitian keperawatan. Salemba Medika. ilmu

Nursalam. (2021). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 5). Salemba Medika.

Omar, S. (2022). Efektivitas Sunscreen dalam Mencegah Kekambuhan Melasma. Jurnal Ilmu Kesehatan Kulit, 8(3), 155 162.

Papalia, D. E. (2021). Human development (15th ed.). McGraw-Hill. Pramudya, R.

Melasma pada Kualitas Hidup Perempuan Dewasa. Jurnal Psikologi Klinis, 10(2), 89-97.

Rahmawati, P. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan Sunscreen pada Masyarakat Urban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(1), 45-53.

Sarwono, S. W. (2020). Psikologi lingkungan. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sarwono, S. W. (2021). Psikologi remaja. Rajawali Pers.

Skin Cancer Foundation. about sunscreen. Diakses dari www.skincancer.org (2024).

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Sugiyono. (2019). Statistika Alfabeta. untuk penelitian.

Utari, D. (2022). Klasifikasi Jenis Kulit Wajah Berdasarkan Metode Fitzpatrick Skin Type. Jurnal Teknologi Kesehatan, 14(2), 134-142.

Widowati, R., & Renata, C. (2020). Anatomi dan fisiologi kulit untuk profesi kesehatan. Deepublish.

World Health Organization (WHO). (2022). Ultraviolet (UV) radiation and health. Diakses dari www.who.int

Yulianti, (2022). Korelasi Tipe Kulit Fitzpatrick dengan Kejadian Hiperpigmentasi pada Perempuan Asia. Jurnal Dermatologi Asia, 7(1), 23- 30.

Basit, H., Godse, K. V., & Al Aboud, A. M. (2023). Melasma. StatPearls In StatPearls. Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK 459271/

Handel, A. C., Miot, L. D. B., & Miot, H. A. (2022). The relationship between (2014). Melasma: A clinical and epidemiological review. Anais Brasileiros de Dermatologia, 89(5), 771– https://doi.org/10.1590/abd1806 4841.20143063 782.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (n.d.). Dewasa (18–59 tahun). Ayo Sehat Kemenkes RI. Diakses 24 Februari 2026, dari https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori usia/dewasa

Ogbechie-Godec, O. A., & Elbuluk, N. (2017). Melasma: An up-to-date comprehensive review. Dermatology and Therapy, 7(3), 305–318. https://doi.org/10.1007/s13555 017-0194-1.

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (15th ed.). McGraw-Hill Higher Education

Majid, I. (2021). Melasma: Update on epidemiology, clinical presentation, and diagnosis. Journal of Skin and Stem Cell, 8(2), e120283. https://doi.org/10.5812/jssc.120283

Platsidaki, E., et al. (2024). Melasma: A clinical and epidemiological single- group study. Dermatology and Therapy. Advance online publication / PMC version. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PM C11557805/

Gabros, S., Nessel, T. A., & Zito, P. M. (2025). Sunscreens and photoprotection. In StatPearls. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK 537164/

Parać, E., Pranjković, I., Vučić, M., & Marinović, B. (2024). Unmasking melasma: Confronting the treatment challenges. Cosmetics, 11(4), Article 143. https://doi.org/10.3390/cosmetics110401 43

Putri, I. A., Ardiana, D., & Tehupuring, S. E. J. (2022). The relationship between sunscreen application and severity of melasma in women of reproductive age. Medical and Health Science Journal, 6(2), 12–18. https://doi.org/10.33086/mhsj.v6i02.3177

Dahlan, M. S. (2014). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat (6th ed.). Epidemiologi Indonesia. Putri, I. A., Ardiana, D., & Tehupuring, S. E. J.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

HUBUNGAN PERILAKU PENGGUNAAN SUN PROTECTION DENGAN TINGKAT KEPARAHAN MELASMA PADA PASIEN USIA 30-59 TAHUN DI KLINIK  KECANTIKAN STEPHANIE BUMI SERPONG DAMAI TANGERANG SELATAN. (2026). Jurnal Riset Ilmu Kesehatan (JRIKES), 2(2), 133-143. https://www.journal.universitasichsansatya.ac.id/index.php/JRIKES/article/view/125